Langsung ke konten utama

Karya "Latte Art 3D" Oleh Kohei Matsuno


Latte Art atau seni pembuatan (menggambar) objek tertentu di atas permukaan kopi menggunakan busa susu, sepertinya lagi populer dalam beberapa tahun terakhir. Mungkin saja sebelumnya Anda sudah sering melihat karya unik melukis menggunakan busa susu ini. Tetapi karya Kohei Matsuno asal Jepang ini terlihat lebih dari sekedar lukisan, melainkan objek yang diciptakannya dibuat timbul seperti seni 3D. Coba Anda perhatikan sendiri, karyanya begitu halus dan menakjubkan.

 
Kohei Matsuno bekerja di sebuah restoran yang ada di Osaka. Ia memang sengaja digunakan untuk mengejutkan kliennya dengan karya Latte Art yang diciptakannya. Sebelumnya Kohei melihat para pelanggan tidak begitu mudah terkesan dengan desain biasa pada cangkir minuman berkafein mereka, jadi dia memutuskan untuk meningkatkan karya seninya. 

Kini Kohei telah menjadi ahli dalam menciptakan lanskap tradisional Jepang, seperti karakter manga populer dan potret realistis pada busa susu. Tapi Kohei masih merasa dibatasi oleh permukaan datar kanvas dari busa susu. 



Untuk membuat pelanggannya benar-benar tertarik, ia mulai menggunakan busa susu dalam jumlah besar untuk merancang segala macam bentuk yang lucu dan unik. Alat yang digunakan Kohei untuk mendesain cukup sederhana, ia hanya mmbutuhkan benda tajam yang berukuran mini. Biasanya yang digunakannya hanya tusuk gigi dan bantuan sendok.  

Trik cerdik karya Kohei adalah salah satu seni paling populer di Jepang. Dalam menciptakan karya uniknya ini, Kohei hanya mempunyai waktu 5 menit untuk mendesai sebelum busa susu mencair.



Meskipun terlihat sederhana, tapi ini pekerjaan sulit. Alhasil, tak sedikit pelanggan yang mengakui kehebatan Kohei, dan mereka juga sangat menikmati karyanya di atas permukan secangkir kopi susu yang lezat.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

He Pingping, Salah Satu Manusia Terkecil Di Dunia

Banyak manusia yang berutubuh kecil tetapi ukuran tubuhnya jauh lebih kecil dari biasanya. Ini nyata dan bukan hasil kreasi visual efek seperti dalam film. Seorang pria bernama He Pingping lahir 13 Juli 1988 di Ulanqab , Mongolia Dalam , Republik Rakyat Cina , adalah salah satu contoh manusia terkecil yang ada di dunia nyata. Karena ukuran tubuhnya yang sangat kecil, pingping tercatat di Guinness World Records dengan tinggi badan 73 cm pada saat usianya 20 tahun (tahun 2008 silam). Ketika pingping balita pertumbuhannya memang sangat lambat, dokter mendiagnose bahwa tulangnya mengalami Osteogenesis imperfecta , yang mengakibatkan pertumbuhan normal tulang dan tinggi badannya terhambat. Tapi meski kondisi tubuhnya seperti itu, pingping juga memiliki prestasi dengan berperan di film show dei record . Dia pun mendapat pujian dari Kepala penyunting Guinness World Records. Pingping inspirasi bagi setiap orang yang dianggap berbeda atau tidak biasa, ujar Craig Glenday ,...

Tahukah Anda Mengapa 1 Menit Itu 60 Detik?

Tentunya kita semua tahu kalau bilangan 60 itu digunakan dalam menyatakan waktu yaitu 1 jam = 60 menit dan 1 menit = 60 detik. Tapi apakah Anda tahu mengapa harus bilangan 60? Sekedar untuk Anda ketahui kalau bilangan 60 pertama kali digunakan oleh bangsa Sumeria , yang dimana mereka berhitung dengan basis 60 atau disebut juga Sexagesimal . Mengapa menggunakan bilangan 60? Jawabannya adalah karena bilangan ini merupakan bilangan terkecil yang bisa dibagi oleh enam angka pertama yaitu: 1,2,3,4,5,6. Jadi, dari dasar penerapan bilangan 60 ini Anda sudah bisa menyimpulkan bahwa 1/2 jam = 30 menit, 1/3 jam = 20 menit, 1/4 jam = 15 menit, dst. Nah! apabila 1 jam = 100 menit, makan 1/3 jam = 33,333 menit? Tentunya perhitungan tersebut jadi kacau. Kalau kata matematisnya, 60 itu adalah highly composite number , atau bilangan yang angka pembaginya / faktornya banyak, yaitu 1,2,3,4,5,6,10,12,15,20,30,60. Detik Detik atau sekon adalah satuan waktu dalam SI (Sistem Internasional) ...

Hanya Menggunakan Crayon, Lukisan Pria Ini Terlihat Nyata

Seakan tak ada habisnya seniman berbakat di muka bumi ini, dan karya hebat berikut ini tak kalah menarik untuk Anda simak. Ruben Belloso Adorna , seorang seniman muda dari Seville, Spanyol , yang menciptakan lukisan yang tampak begitu realistis. Bila tak cermat melihatnya, bisa saja Anda tertipu, kalau yang kamu lihat ternyata hanyalah lukisan tangan karya Ruben. Setiap melukis, Ruben sangat mencermati contoh gambar nyata pada potret dengan sangat rinci. Dengan begitu, hasil lukisannya benar-benar terlihat nyata, persis seperti yang ada pada potret.  Ia juga kerap mengambil karakter fiksi yang ada di dalam film, kemudian digambar secara langsung di atas kanvas kayu . Setiap melukis, Ruben sangat mencermati contoh gambar nyata pada potret dengan sangat rinci. Dengan begitu, hasil lukisannya benar-benar terlihat nyata, persis seperti yang ada pada potret.  Ia juga kerap mengambil karakter fiksi yang ada di dalam film, kemudian digambar secara langsung di atas kanv...